Motor Pasang Spion Mobil Apakah Kena Tilang ?

Motor Pasang Spion Mobil Apakah Kena Tilang ?

motor pasang spion mobil
Sobat biker pasti pada bertanya-tanya pemakaian spion bukan asli bawaan motor apakah akan kena tilang atau tidak, apalagi saat ini polisi sedang marak melakukan razia simpatik dari tanggal 1 hingga 21 maret 2016.
Jika melihat pasal pasal 285 ayat (1) UU LLAJ serta UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan Pasal 52 ayat (1) maka penggantian spion diluar standar akan terkena tilang karena termasuk modifikasi yang merubah dimensi. Hal ini bukan isapan jempol atau teori saja karena fata dilapangan sudah ada biker yang terkena tilang akibat pemakaian spion aksesoris. Seperti yang dialami biker Aditya Ampri yang memliki motor Yamaha R15 terkena tilang akibat pemakaian spion aksesoris.
spion-kena-tilang
Bunyi pasal 285 ayat (1) UU LLAJ :
Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).
Pemeriksaan atas persyaratan laik jalan Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:
a. emisi gas buang;
b. kebisingan suara;
c. efisiensi sistem rem utama;
d. efisiensi sistem rem parkir;
e. kincup roda depan;
f. suara klakson;
g. daya pancar dan arah sinar lampu utama;
h. radius putar;
i. akurasi alat penunjuk kecepatan;
j. kesesuaian kinerja roda dan kondisi ban; dan/atau
k. kesesuaian daya mesin penggerak terhadap berat kendaraan.
UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan Pasal 52 ayat (1) : “Modifikasi Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 ayat (1) dapat berupa modifikasi dimensi, mesin, dan kemampuan daya angkut.”. Sehingga motor yang melakukan modifikasi harus melakukan uji tipe terlebih dahulu.
Modifikasi saja seperti diombang-ambingkan dipusaran hukum lalu-lintas ya biker. Bagaimana pendapat sobat biker dengan aturan seperti ini ?.

3 Komentar


  1. mo tanya, Ninja 250 kalau ganti slang rem dari standar ke slang lebih bermutu kena tilang juga?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *