Haduh, Lampu Belakang Kok Menyilaukan Seperti Lampu Depan

lampu belakang bikin silau

Fungsi utama lampu belakang kendaraan adalah sebagai tanda atau kode bagi pengendara lain di belakang kendaraan kita. Lampu ini  memberitahukan bahwa kita akan memperlambat laju kendaraan atau akan berhenti.

Mika pada lampu belakang kendaraan juga didesain untuk menyebarkan cahaya dari lampu rem ke segala arah. Hal ini berbeda dengan reflektor lampu depan yang memang didesain agar pancaran lampu fokus ke jalanan. Sehingga lampu belakang ini sering kita jumpai memakai mika lampu yang bertumpuk untuk mengurangi daya sinarnya.

Sering kita jumpai motor melepas mika lampu belakang sehingga pancaran lampunya sangat menyilaukan, kejadian seperti ini sangat menganggu bahkan membahayakan kendaraan lain di belakangnya. Mata rasanya seperti dicolok dan dijamin buta sejenak. Secara reflek mata akan langsung menutup untuk menghalangi cahaya yang terlalu silau. Jika masih nekad menggunakan mika bening, ada kemungkinan kita akan ditabrak oleh pengguna jalan yang dibelakang.

Seharusnya pihak kepolisian menindak kendaraan yang melepas mika lampu belakang demi keselamatan para pengguna jalan.

Iklan

4 pemikiran pada “Haduh, Lampu Belakang Kok Menyilaukan Seperti Lampu Depan

  1. seruduk sedikit. kalo orangnya sewot, turun lalu datangi. setelah itu berbisik mesra ditelinganya… “lampu luh silau, jink…”

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s