Marquez Anggap serudukannya Wajar, “Saya Tidak Peduli”

Marquez Anggap serudukannya Wajar, "Saya Tidak Peduli"

 

Termas clash masih menjadi tema pemberitaan di berbagai media, perseteruan kedua pembalap papan atas ini memang memanas akibat musim 2015 silam pernah terjadi hal serupa dengan kondisi yang berbeda. Peristiwa ‘Termas Clash’ ini pun cukup mirip dengan ‘Sepang Clash’ pada 2015 lalu, di mana kala itu ‘peran’ mereka terbalik. Dalam balapan di Sepang, Malaysia, keduanya bersenggolan dan Marquez lah yang terjatuh.

“Jujur saja, saya tak peduli. Saya hanya fokus pada garasi saya dan saya tahu apa yang terjadi. Tentu hari ini saya melakukan beberapa kesalahan. Beberapa dari kesalahan ini dari Race Direction dan beberapa adalah kesalahan saya sendiri. Saya memahaminya dan saya akan mencoba memperbaikinya di masa depan,” ujarnya kepada MotoGP.com.

Marquez mencoba untuk membela diri bahwa dirinya tidak melakukan hal yang salah, namun kejadian seperti ini menurut Marquez pernah dialami juga oleh Rossi ketika masih muda.

“Saya rasa saya sudah melakukan segalanya dengan baik dan saya sangat puas atas jalannya balap karena ritme saya terbukti sangat baik. Tapi Anda tahu sisanya, saya hanya fokus dan ngotot 100%. Vale juga tampil ngotot, tapi dulu dia juga pernah menjadi pembalap berusia 25 tahun dan semua orang akan ingat itu,” tuturnya.

Rossi sempat menuduh Marquez dengan sengaja menabrakkan pembalap di depannya agar terjatuh, namun hal itu dibantah dengan tegas oleh Marquez.

“Selama berkarir, saya tak pernah dengan sengaja melaju lurus ke seorang pembalap dan membuatnya jatuh. Saya selalu coba menghindari hal ini. Tentu kadang saat menyalip Anda bisa sangat dekat, kadang juga bisa ‘bersih’. Apa yang terjadi dengan Vale adalah kesalahan, sebuah konsekuensi dari kondisi lintasan karena ban depan saya terkunci. Tapi saya rasa apa yang dia katakan soal saya adalah salah,” pungkas Marquez.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *